Membangun Jiwa Entrepreneurship untuk Negeri

Business Visit to UKM

Wauww, manisnya berjualan krupuk. Ternyata krupuk yang ringan itu mampu menerbangkan pemiliknya ke mana-mana..

Talk Show Bisnis

Road to Map, dari bisnis kuliner sampai property. Hasil kolaborasi dangan para narasumber yang top-top di bidangnya

Business Visit to Corporate, UKM not enough

Bisnis visit ke Corporate, memberi visi menumbuhkan UKM menuju corporate

Apa 'Karpet Merah' Anda menuju Sukses ?

Bersama Mr. Farid Poniman dalam Pelatihan Promotor

Sharing di TRI JAYA FM (SINDO FM sekarang)

Menyebarkan virus-virus entrepreneurship. Sudah ribuan orang terinspirasi dengan sharing entrepreneurship.

Minggu, 22 April 2012

Sukses Keuangan | Manajemen Amplop

Anda seorang mahasiswa, atau seorang ibu rumah tangga ? belanja Anda dijatah oleh orang tua Anda atau suami Anda ? jatah tersebut relatif pas-pasan dan cenderung kurang ?
Tak perlu resah. Ada cara jitu agar uang jatah belanja tersebut bisa selamat sampai akhir bulan. Inilah yang juga dilakukan istri saya ketika kondisi uang saya dulu pas-pasan.(Istri saya sudah dipanggil Allah duluan dengan kasih sayangNya. Allaahu Yarhamha).
Besar uang belanja sebulan sudah dijatah, sesuai dengan asumsi kemampuan income. Istri saya sudah menyediakan amplop sebanyak tanggal dalam satu bulan. jadi jumlah amplop adalah 31 amplop. Meskipun jumlah tanggal adalah 30 hari, istri saya tetap mengisi 31 amplop.
Kalau sudah begitu, yang dilakukan adalah sikap disiplin untuk menggunakan hanya 1 (satu) amplop dalam 1(satu) hari. Dengan demikian, istri saya harus memilih menu masakan yang sesuai besarnya dengan isi amplop. Dan ajaib, senantiasa ditemukan cara untuk mencukupkan hanya 1 (satu) amplop sehari. Begitu seterusnya sampai bulan habis. Ternyata cara ini sungguh menyenangkan dan menenangkan. padahal tidak sedikit orang yang habis uang belanjanya sebelum sampai bulan habis.

Minggu, 15 April 2012

Manajemen Diri | Tujuan, Membuat Anda Terus Melaju

Apakah Anda sudah memiliki tujuan hidup ?
Memiliki tujuan hidup saja, belum cukup. Tujuan itu harus terus 'berkelebat-kelebat' dalam pikiran Anda. Tujuan itu harus tervisualisasikan dengan sangat jelas.Bahkan tidak hanya terlihat dalam pikiran Anda, namun juga tercium baunya, terdengar suaranya.Inilah yang membuat kita terus terinspirasi melakukan hal-hal kecil setiap hari. Terus terinspirasi melakukan tindakan-tindakan menuju tercapainya tujuan tersebut.
Para sahabat Rasul SAW ---karena coach-nya Rasulullah SAW sendiri--- banyak yang bisa MENCIUM BAU SORGA. Tidak aneh, bila perilaku para sahabat ini begitu berani berjuang, jihad fii sabiilillah menjemput sorga. Para sahabat ini begitu totalitas dalam bertindak, bahkan dalam berkorban (waktu, tenaga, biaya) untuk meraih sorga yang sudah tervisualisasikan dengan jelas tersebut.
Jadi persoalannya adalah : bagaimana menjadikan tujuan yang sudah kita tentukan itu bisa terus berkelebat dalam pikiran kita. Ada banyak teknik untuk itu. Ambil yang sesuai dengan kondisi kita. Lalu konsisten dan bahkan persisten menjalankan teknik tersebut. Teknik-teknik tersebut diajarkan dalam training-training Hypnosis, NLP atau yang serupa itu.
Bagi saya, cara yang sederhana adalah 'Wong kang Sholih, Kumpulono'. Berkumpullah dengan orang-orang yang baik, sukses, jelas tujuan hidupnya. Dengan cara itu, gelombang pikiran kita akan menyesuaikannya dan 'TIBA-TIBA' kita berperilaku seperti mereka. dan kita jugamenjadi sukses.
Mudah bukan ?
Jadi Sobat, Milikilah tujuan. Perjelas tujuan. Berkumpullah dengan orang-orang yang memiliki tujuan jelas dalam kehidupannya.
Saya menyarankan, pilihlah tujuan yang BENAR-BENAR BENAR.
Salam GreatLife.

Motivasi Sukses | Peluang

Orang KUAT menciptakan peluang...
Orang LEMAH menunggu peluang...
Orang CERDIK  memanfaatkan peluang apapun....

###

Sobat, dari ketiga macam kategori di atas, macam manakah kita ? Orang kuat, orang lemah atau orang cerdik ?. Tidak masalah, kategori manapun kita. Yang penting kita bisa membaca peluang.
Di setiap situasi ekonomi, ada peluang. Baik saat krisis ekonomi maupun ekonomi tumbuh.
Di musim penghujan, ada peluang. di musim kemarau ada peluang.
Di malam hari ada peluang. Begitu pula di siang hari, sore hari, pagi hari, juga ada peluang.

Alangkah banyaknya ya, peluang itu ? Ya. Oleh karena itu, tidak setiap peluang harus diambil. Bahkan jangan. Jangan mengambil semua peluang. Sebagian besar kegagalan adalah ketika seseorang mengambil setiap/seluruh  peluang. Karena hal tersebut melanggar prinsip FOKUS.

Ambillah peluang yang segaris dengan fokus kita (bagi Anda yang masih menjadi ORANG LEMAH).
Ciptakan peluang yang segaris dengan fokus kita (bagi Anda yang sudah menjadi ORANG KUAT).
Manfaatkan peluang yang segaris dengan fokus kita ( bagi Anda yang CERDIK).

Dengan peluang kita bisa melompat. Lompatan itu menambah laju pertumbuhan. Nah, di sini, kita perlu melengkapi diri kita dengan skill untuk menangkap peluang. Beberapa di antaranya adalah : kemampuan berkomunikasi, persuasi, negosiasi, membuat perjanjian, dan memiliki sistem.

Bagaimana Anda, Sobat ? sudahkah Anda persiapkan diri (dengan melengkapi diri) dengan kemampuan menangkap peluang ?
Selamat terus menambah kemampuan tersebut. Salam GreatLife.

Motivasi Sukses |Yang Penting prestasi Agregat

Motivasi Sukses | Yang Penting Prestasi Agregat.
Anda pernah kalah ? pernah turun prestasi ? pernah turun perolehan ? PASTI. Saya pun pernah.
Jangan cemas. sebagaimana penentuan juara sepak bola, hidup ini juga demikian. Yang penting adalah prestasi agregat Anda. Jumlah secara keseluruhan perolehan Anda.
Oleh karena itu bila hari ini turun, kemaren naik, kemarennyalagi turun, berapa jumlah akumulasinya ?
Persis seperti kenaikan dan penurunan angka alexa web Anda (jika Anda punya web, hehe....).
Yang penting, agregat mingguan adalah naik.
Yang penting agregat bulanan adalah naik.
Yang penting agregat tahunan adalah naik.
Nah, bagaimanamengetahui agregat mingguan, bulanan bahkan tahunan Anda naik ?
Ya harus dihitung secara agregat. Dievaluasi.
Jika kemarin turun, maka hari ini harus naik. Kenaikan hari ini harus melepihi penurunan kemarin...
Pemikiran seperti ini harus kita pakai untuk segala pertumbuhan kita. Bahkan urusan spiritualitas kita...
Makanya, SayyidinaUmar Ibnul Khattab pernah menyampaikan : "Haasibuu anfusakum qabla an tuhaasabu". Hitung-hitunglah dirimu sebelum kau dihitung.
Bagaimana menurut Anda kawan ?

Senin, 26 Maret 2012

Waktu Chronos Vs Waktu Kairos

Anda sudah menonton film In Time, yang dibintangi oleh Justi Timberlake ? itu loh, film yang berbicara tentang waktu. Saya yakin, jika Anda mengikuti dengan seksama, akan sampai pada satu kesimpulan, bahwa waktu adalah anugerah yang tidak bisa dinilai dengan uang. Jadi waktu bukanlah uang, tapi waktu jauh lebih berharga daripada uang.
Ya, waktu merupakan anugerah Allah yang sangat berharga. Siapapun kita, diberi waktu yang sama. 24 jam sehari. 12 bulan setahun. Selama belum dicabut nyawa kita. Jadi kalau begitu, sebagai manusia normal (waras), kita diberi kekayaan yang sama oleh Allah berkait dengan kekayaan waktu.
Lalu siapa sesungguhnya yang paling kaya terkait dengan penggunaan waktu, mari kita pahami 2 fenomena terkait dengan persepsi tentang waktu.
Sobat, kalau Anda saya tanya, "berharga mana waktu 1 jam dan 2 jam ?"
Mungkin kebanyakan kita akan menjawab berharga 2 jam, karena 2 jama akan menjadikan kita berkarya lebih banyak.
Saya akan bertanya lagi, " berharga mana antara waktu 2 jam di petang hari dibandingkan dengan 2 jam di tengah malam hari ?"
Mungkin kebanyakan kita akan menjawab sama saja, karena sama 2 jam-nya. Tetapi tahukah Anda Sobat, bahwa 2 jam di malam hari menjadi sangat tidak efektif jika kita melakukan kegiatan silaturahmi (bertamu). Sebaliknya 2 jam di petang hari akan sangat efektif untuk silaturrahmi.
Bertamu di malam hari tidak mendatangkan rasa senang, melainkan sebaliknya, banyak orang merasa terganggu dengan silaturrami kita di malam hari. Sedangkan silaturrahmi di petang hari demikian efektif, karena selain mendapatkan sambutan yang hangat, juga bisa bertemu dengan seluruh keluarga karena sedang jam-jam berkumpul.
30 menit jalan pagi dibanding 30 menit jalan siang setelah makan siang, efektif mana terhadap kesehatan ? Jelas efektif 30 menit di pagi hari.
Inilah gambaran singkat tentang 2 fenomena manajemen waktu : Manajemen Waktu Chronos, dan Manajemen Waktu Kairos.
Manajemen Waktu Chronos, memandang waktu sebagaimana urutan detik-demi detik, dimana setiap detik memiliki harga yang sama. Jadi memandang waktu dari sisi kuantitas.
Manajemen Waktu Kairos, memandang waktu sebagaimana waktu 'saat-saat'. Ada saat dimana 1 menit bisa mengalahkan efektivitas 1 jam, jika saatnya dan momentumnya tepat.
Oleh karena itu, memberi acungan jempol kepada anak kita di saat yang tepat akan berharga sangat mahal. Akan memberikan banyak arti. Demikian juga kepada istri, teman, karyawan dst.
Dalam bahasa Islam, disebutkan bahwa 1 malam bisa berharga melebihi 1000 bulan.
Puasa 6 hari di bulan syawal setelah berpuasa Ramadlan, sama dengan puasa selama setahun.
Puasa sehari di hari Arafah, berharga menebus dosa selama 2 tahun. Demikian seterusnya.

APA Artinya Semua Ini ?
Pukulan Tyson dalam 1 ronde (seharga 150 Milyar rupiah, saat itu), sebanding dengan 15.000 tahun kita bekerja dengan gaji Rp 1.000.000/bulan.
Kalau begitu, kita sebenarnya diberi potensi kekayaan yang luar biasa oleh Allah dalam 24 jam yang kita miliki setiap hari. dan itu sangat tergantung pada nilai efektivitas diri kita. Bagi orang yang sudah memiliki efektivitas diri yang tinggi, bahkan jarinya saja bisa sangat sakti bisa memindahkan beban 20 Ton dalam waktu beberapa menit saja. Telunjuknya sangat sakti, suaranya bisa mengkomando ribuan orang untuk berkarya dst.
Pertanyaannya, berapa perolehan kita dengan anugerah 24 jam yang kita miliki ?. tentu tidak semuanya bisa dihargakan dengan uang, karena nilai-nilai spiritual berupa pahala, kepuasan, kebahagiaan tidak identik dengan uang.
Selamat terus bertumbuh Sobat, dalam rangka terus meningkatkan efektivitas diri, sehingga sehari yang kita miliki, bernilai setahun, 10 tahun bahkan 1000 tahun di dunia maupun di akhirat.

Kamis, 22 Maret 2012

Bisnis Online Vs Offline

Hari ini, usaha kita mudah dikenal dunia. Tinggal kita buka kantor, toko atau lapak di dunia maya, langsung kita optimasi melalui strategi SEO dan optimasi internet lainnya, maka segera dikenal dunia. Sudah banyak contoh mahasiswa saya yang sukses melalui langkah ini. Ada yang hanya sekedar jualan bros, namun kalau pasarnya seluruh Indonesia, maka order bisa setiap hari datang dalam jumlah besar. Maaf saya promokan salah satu mahasiswa saya ini, lihat : www.grosirbrossurabaya.blogspot.com. Kelihatannya komoditas remeh, namun aliran uangnya terus-menerus. Begitu banyaknya pesanan, sampai-sampai harus beberapa kali ijin meninggalkan kuliah saya, demi bangunan 'trust'nya tidak rusak dan tercederai.
Nah, disinilah mau tidak mau, bisnis online-pun harus membereskan sistemnya di dunia offline.
Jadi kesimpulannya, dunia online dan offline harus seiring. Dunia online kuat, harus diiringi dengan dunia offline yang kuat pula. Segera setelah bisnis berjalan, maka Bisnis harus didukung dengan sistem yang kuat, baik produksi, keuangan, pemasaran maupun manajemen SDM. Inilah yang saya ajarkan kepada mahasiswa saya di perguruan tinggi yang saya dirikan dan kelola bersama team. Di STIS SBI Surabaya. Demikian juga saya ajarkan dan share di sekolah pengusaha yang saya dirikan dan kelola bersama team.
Ada banyak contoh bisnis yang dikembangkan oleh mahasiswa saya, dan semuanya dibangun berdasar mindset dan strategi ini. Silakan klik link sebagian bisnis mahasiswa saya di sini. Saya sedang berusaha menambahkan strategi ini kepada mahasiswa saya, dengan ilmunya Pillar Bisnis yang digagas ole Bang Sony, Bu Lyra dan Bang Rivqi. Strategi Income pentagon namanya. Strategi berkenaan dengan optimasi aset untuk menghasilkan kucuran cash dari 5 bidang utama : Emas, Waralaba, Bisnis, Property, dan Keuangan.
Semoga tulisan ini menginspirasi. $3B
Warm Regards,
Muhammad Taufiq NIQ
email : aya_futaqiy@yahoo.com
HP : 082139063541
PIN BB : 27B753FF
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kamis, 15 Maret 2012

Makin Hebat, Makin sederhana

Ada tiga tingkatan seseorang dalam memandang masalah :
1. Sederhana
2. Rumit
3. Sederhana

Sederhana yang pertama tidak sama dengan sederhana yang ketiga. Sederhana yang pertama adalah karena ketidak tahuan, sehingga memandang persoalan hanya dari satu atau 2 variabel. 
Sederhana yg ketiga adalah sederhana karena keluasan wawasan. Bagi orang yang berwawasan luas, persoalan yang rumit akan dipandang sebagai persoalan s ederhana karena tahu inti persoalannya.
Alhamdulillah, setelah cukup lama menerjuni dunia belajar dan mengajar mata kuliah Entrepreneurship di perguruan tinggi yang saya dirikan (selama 12 tahun), saya akhirnya bisa memandang dengan sederhana bahwa mencetak entrepreneur itu sederhana sekali. Apalagi jaman sudah seperti sekarang ini, dimana teknologi informasi melalui internet sudah sangat menunjang. Setidaknya ada 3 langkah sederhana seperti di bawah ini, dan saya sekarang juga menerapkannya untuk mahasiswa saya dan siapapun yang saya latih menjadi seorang entrepreneur :
1. Menjual lewat Internet Marketing.
2. Menyusun SOP bisnis yg telah berjalan, agar bisa berjalan tanpa kerumitan. Tugas pemilik hanya memastikan sistemnya berjalan..
3. Optimasi aset yang sudah dimiliki agar terus bertambah jumlahnya. Menjadi semakin besar dan berkah.
Dengan pandangan ini, saya telah menyederhanakan pola saya mengantarkan mahasiswa saya mencapai kesuksesan melalui pilihan menjadi Pengusaha. Saya sakin, langkah saya ini akan turut membantu membangun Indonesia dalam memperbanyak jumlah entrepreneur. Setidaknya, itulah yang saya lakukan si Sekolah Pengusaha yang saya dirikan dan kelola. Silakan tengok website saya di www.sekolahpengusaha.net

Salam GreatLife.
Warm Regards,
Muhammad Taufiq NIQ
HP : 082139063541
PIN BB : 27B753FF
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More